Renungan
Thursday, December 21st, 2006hatiku terbujuk pesonamu
memburu jiwamu dengan nafsu
tanpa tahu siapa kamu
hanya berpikir indahnya tubuhmu
kini kutahu semua tentangmu
pelacur yg menghancurkan hidupku
menjerumuskanku dengan membunuh hatiku
mengambil hidupku tuk hidupmu
duhai engkau yang menolongku
terimakasihku untukmu atas kata-katamu
yang menyejukkan jiwa dan hatiku