Archive for June, 2007

Pendosa

Monday, June 25th, 2007

tersadar aku akan beranjak dewasa
membuat pikiran melayang berputar bertanya apa yg harus aku lakukan
sehingga gegundahan datang merasuk ke dalam jiwaku yang terlentang tak berpakaian iman
serta memaksa berpikir untuk memilih kebenaran

aku berhutang kepadamu yang menolongku
dengan menjatuhkan segenggam untaian kata-kata mutiara
bertajuk mengajak untuk menambah taqwa kepada sang pencipta
tapi, masih dengan kekolotan, aku berteriak mendustai takdirku
menikmati indahnya neraka akhirat berselimut surga dunia
walaupun beribu khotbah menghujaniku setiap duduk bersila dirumah-Mu
dan hati kecilku ingin duduk terus-menerus memuji dan memuja-Mu
memudarkan dosa-dosa yang menghias jasmani dan rohaniku
menjauhi bisikan-bisikan mesra untuk menikmati neraka akhirat berselimut surga dunia
tapi tetap saja sisi manusiaku masih terbujuk keindahan fatamorgana neraka akhirat berselimut surga dunia
yang semakin hari, semakin mendekatkanku kepada siksa-Mu yang abadi.

Surgakah Untukku

Wednesday, June 13th, 2007

kuserahkan hidupku untuk duniaku
kulalaikan jalan hidupku untuk akhiratku
pantaskah aku menghuni surga-MU
pantaskah aku meminta pada-MU

ku kaburkan arti kesenanganku untuk menikmati ciptaan-MU
ku kasatkan jiwaku untuk mencari kebesaran-MU
padahal smua yg ada didiriku adalah kenikmatan untukku
padahal tanpa ku cari, kebesaran-MU ada didepan mataku

ku kejar arti hidupku dengan penuh nafsu
namun aku tak mensyukuri apa yg ada didiriku
ku hantam halangan di depanku
namun sedikitpun aku tak pernah tahu itu cobaanku

saat ku kehilangan apa yang digenggamanku
aku menangis meminta belas kasihan-MU
saat ku khilaf dengan smua dosaku
ku banggakan di depan teman-temanku

masihkan aku pantas menghuni surga-MU

Sempu

Wednesday, June 6th, 2007

11842344841427lsempuku
pulau yg mempesona hati
berjuta kisahku ada disitu
kisah yang tak bisa ku ulang waktu

pasirmu, membumbui rasa rinduku
pantaimu, menjemurku dengan kenangan kisahku

oh sempu…
danaumu bercerita tentang kedamaian
pantaimu mengemuruhkan ketenangan
hutanmu memancarkan kesejukan
hembusan anginmu membawa pesan kesetiakawanan